Pemkab Minut & DPRD Resmi Sepakati KUA-PPAS 2027: Anggaran Rp1,182 Triliun Dorong Minahasa Utara Jadi Daerah Logistik Maju admin, Agustus 8, 2026Agustus 15, 2026 Newslestari.com – MINUT, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bersama DPRD Minut resmi menandatangani Nota Kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. Penandatanganan berlangsung dalam Rapat Paripurna di Kantor DPRD Minut, Sabtu (8/8/2026). Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Minahasa Utara Vonny Adel Rumimpunu, dengan dihadiri Bupati Minut Dr. Joune James Esau Ganda beserta jajaran pimpinan perangkat daerah. Kesepakatan ini menjadi bukti nyata sinergi erat antara eksekutif dan legislatif dalam menyusun APBD yang tidak sekadar formalitas, melainkan berorientasi nyata pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat. Mengusung tema besar “Minahasa Utara Hebat sebagai Daerah Logistik yang Maju dan Berkelanjutan”, kesepakatan ini menegaskan arah pembangunan daerah ke depan. Bupati Joune Ganda menegaskan anggaran daerah bukan sekadar angka belanja, melainkan instrumen utama transformasi Minut. Fokus utama pembangunan tahun 2027 meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur pendukung, reformasi birokrasi, percepatan digitalisasi, serta penguatan daya saing daerah di tingkat regional maupun nasional. Secara rinci, total pendapatan daerah TA 2027 diproyeksikan mencapai Rp1,182 triliun, yang bersumber dari tiga komponen utama: Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp177,85 miliar, pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan antar-daerah sebesar Rp992,20 miliar, serta pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp12,50 miliar. Postur belanja disusun seimbang dengan total pendapatan, yaitu Rp1,182 triliun. Alokasi terbesar dialokasikan untuk belanja operasi sebesar Rp902,40 miliar (76,24%), dilanjutkan belanja transfer sebesar Rp190,77 miliar, belanja modal untuk pembangunan jalan, irigasi, gedung dan sarana prasarana sebesar Rp86,38 miliar (7,3%), serta belanja tidak terduga sebesar Rp4 miliar (0,34%). Dari sisi pembiayaan, disiapkan penerimaan sebesar Rp2 miliar dari SiLPA dan pengeluaran Rp1 miliar untuk penyertaan modal di Bank SulutGo. Ketua DPRD Vonny Adel Rumimpunu menegaskan pihak legislatif akan mengawal ketat pelaksanaan anggaran ini. “Kami pastikan setiap program benar-benar menyentuh akar rumput, dan mendorong pemerintah daerah membuka ruang partisipasi publik seluas-luasnya dalam pengawalan,” ujarnya. Melalui efisiensi alokasi, optimalisasi potensi daerah, dan sinergi dengan kebijakan pemerintah pusat, kesepakatan KUA-PPAS 2027 ini menjadi fondasi kokoh membawa Minahasa Utara makin mandiri, berdaya saing, dan sejahtera bagi seluruh warga. (Juent) Agenda