Masyarakat Soroti Ruas Jalan Soekarno: Minta PUPR Provinsi Perlakuan Khusus dalam Konstruksi admin, April 5, 2024April 5, 2024 Newslestari.com – Berdasarkan informasi yang di himpun tim media lestari, Sejumalah Masyarakat pengguna jalan telah memberikan perhatian yang mendalam terhadap keadaan yang terus-menerus merosot pada beberapa titik ruas jalan Soekarno Privinsi Sulut, yang tidak kunjung mendapatkan solusi yang memadai. Dalam rangka menanggapi kekhawatiran ini, beberapa warga telah menyerukan kepada Dinas PUPR Provinsi agar menjadikan perbaikan jalan ini sebagai proyek One Prestasi, dengan meningkatkan kualitas konstruksinya. Konstruksi tanah yang labil, terutama tanah rawa atau gambut, menunjukkan perlunya perlakuan khusus dalam pembangunan jalan ini. Fadil, seorang mahasiswa alumni Politeknik Negeri Manado, bukan bermaksud menyalahkan, dengan pengalamannya sebagai Pemantau dan Evaluasi Proyek PUPR, menyoroti perlunya memperkuat bahu jalan dengan konstruksi rigid beton sebagai salah satu solusi. (05/04/2024) Perlakuan ini dianggap penting mengurangi kemungkinan kerusakan yang terus menerus terjadi. Keberhasilan langkah serupa pada jalan nasional, seperti jalan tol, menegaskan efektivitas pendekatan ini. Fadil juga menyoroti kekurangan pekerjaan overlay atau pelapisan aspal jalan dalam perawatan, terutama jika tidak disertai dengan penguatan di bahu jalan. Hal ini memunculkan kerusakan berulang setiap tahunnya. Fadil menjelaskan bahwa kultur tanah di ruas jalan tersebut memiliki karakteristik yang unik, memerlukan perlakuan khusus yang tidak dapat disamakan dengan tempat lain. Beberpa titik Ruas jalan Soekarno telah menjadi sorotan masyarakat karena kerap mengalami kerusakan, yang menyebabkan perbaikan aspal dilakukan hampir setiap tahun. Fadil menghimbau, Salah satu solusi yang disampaikan adalah dengan memperkuat bahu jalan menggunakan konstruksi beton. Fadil menegaskan bahwa dengan pendekatan ini, tidak hanya memperkuat jalan tetapi juga memperlebar jalur perjalanan, sehingga dapat mengurangi risiko kemacetan yang semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan kendaraan. Dicontohkan bahwa penguatan di kanan kiri jalan melalui cor beton (rigid) telah berhasil diterapkan di sepanjang jalan nasional, seperti jalan tol. Selain itu, perlunya penguatan drainase di kanan-kiri jalan juga disoroti untuk mencegah genangan air yang dapat merusak badan jalan. Upaya-upaya ini diharapkan dapat mengatasi masalah kerusakan jalan yang telah lama menjadi perhatian masyarakat, serta mencegah kemacetan kedepannya,”tutupnya (Juent Myhard) Agenda Manado Minahasa utara Nasional