Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Mendagri Muhammad Tito Karnavian admin, November 13, 2023November 13, 2023 Newslestari.com – Minut, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang dipimpin Bupati Joune J.E.Ganda,S.E, M.A.P, M.M, M.Si.dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung,S.H, M.H Mengikuti Rakornas Pengendalian inflasi Daerah yang dihadiri Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Minahasa Utara mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Daerah bersama Mendagri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., secara virtual Senin, 13 November 2023. Adapun hasil Rakor tersebut, secara Nasional inflasi month to month utk Bln Oktober 0,17%, inflasi tahun kalender 2,56%, inflasi year to year 3,0%. Untuk Minahasa Utara mengikuti kota Manado month to month 0,94%, tahun kalender 1,89%. Secara Nasional komoditas penyumbang Inflasi terbesar berasal dari cabe rawit, gula pasir, bawang merah dan beras. Hal ini juga terjadi di Minahasa Utara dimana komoditas yg mengalami kenaikan sampai minggu II bulan November 2023 yaitu beras (harganya sudah melandai atau datar tetapi masih di atas HET) Cabe rawit dan cabe merah dengan harga untuk beras premium Rp.14.000 dan cabe rawit Rp.70.000, cabe merah Rp.45.000, dan diikuti komoditas gula pasir yg beranjak naik sebesar Rp.17.000 sehingga patut diwaspadai. Dari zoom meeting Rakornas Pengendalian Inflasi dan paparan para narasumber, Mendagri menekankan untuk Kepala Daerah memperhatikan IPH sebagai Proxy Inflasi dengan melakukan pemantauan harga dan mencari penyebab kenaikan, serta berinisiatif dalam: 1. kembangkan produksi pangan lokal, 2. kembangkan cadangan pangan di daerah, 3. pastikan tidak ada masalah logistik atau transportasi. 4. Pemerintah daerah memastikan ketersediaan stok beras, kelancaran pendistribusian bantuan pangan pemerintah dan terobosan lain agar masyarakat tdk kesulitan utk mendapatkan beras, 5. Terjadinya penurunan produksi cabai di beberapa wilayah sentra produksi yg menyebabkan berkurangnya stok di beberapa daerah sehingga Pemerintah daerah perlu melakukan optimalisasi dalam pendistribusian cabe khususnya dari wilayah sentra produksi (surplus) ke daerah tinggi konsumsi (defisit). (Rillis) Agenda Minahasa utara Nasional