Dampingi Kelompok Tani, Kadis Pertanian Bertha Katuuk Genjot Produktivitas Jagung di Minahasa Utara Juent Mongkaren, Oktober 27, 2026Oktober 27, 2026 Newslestari.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Joune Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., melalui Dinas Pertanian yang dikepalai Bertha Katuuk, terus menggenjot produktivitas panen jagung di wilayah Minahasa Utara. Senin, 26 Oktober 2026, dilakukan pendampingan teknis penanaman jagung bagi Kelompok Tani Galean Jaya, Desa Dimembe, Kecamatan Dimembe. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman (BRMP) Serealia, Maros, Sulawesi Selatan. Kepala Dinas Pertanian Bertha Katuuk menjelaskan bahwa pendampingan ini menggunakan skema PM-AAS (Pertanian Modern Advanced Agriculture System), yaitu program modernisasi pertanian berbasis pendekatan presisi dan terukur yang diterapkan Kementerian Pertanian melalui BRMP Serealia, Maros. “Pelaksanaan kegiatan PM-AAS pada komoditas jagung di KT Galean Jaya ini merupakan salah satu kegiatan Competitive Grand Budidaya Tanaman Jagung, yang juga menjadi pendukung program ICARE (Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment) kerja sama Kementerian Pertanian dengan Bank Dunia,” ungkap Katuuk. Dari total luasan lahan rencana seluas 5 hektare, saat ini sekitar 3 hektare sudah mulai ditanam. Targetnya sangat menggembirakan: jika rata-rata produktivitas jagung di Minahasa Utara biasanya berkisar 6,3–7 ton per hektare, melalui PM-AAS produksi dapat meningkat hingga dua kali lipat, yaitu 14–15 ton per hektare. Kegiatan ini mencakup beberapa aspek utama: – ✅ Peningkatan Produktivitas menembus potensi 12–15 ton/ha dengan varietas Jakarin dan JH 31 – ✅ Efisiensi Usaha Tani penggunaan benih, pupuk, dan pengendalian OPT yang lebih presisi – ✅ Penggunaan Varietas Unggul Baru benih bermutu tinggi dan tahan penyakit – ✅ Pola Tanam Presisi pengaturan populasi tanaman dan teknik budidaya terstandar – ✅ Dukungan Swasembada Pangan mempercepat peningkatan produksi jagung nasional dan menekan impor Juent Myhard Agenda Artikel Minahasa utara Nasional Pertanian