Newslestari.com – Nama Indonesia sudah banyak berkibar dan menunjukkan dominasinya di cabang olahraga panjat tebing. Dengan semangat juang dan teknik kelas dunia, para atlet Merah Putih sukses merebut banyak medali dari berbagai kategori—speed, lead, hingga boulder.
Prestasi ini tak hanya diraih di ajang nasional, tetapi juga bergema di tingkat Asia dan dunia. Atlet panjat tebing Indonesia kini menjadi langganan podium dan bukti bahwa Indonesia bukan hanya sekadar ikut bersaing, tapi mampu jadi juara sejati.
Melihat geliat prestasi ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengambil langkah maju dengan meresmikan Dinding Boulder Standar Nasional di Sulawesi Utara, yang berlokasi di Kantor Kejaksaan Negeri Minahasa Utara.
Peresmian yang digelar Senin (23/04/2025) ini juga menjadi penanda dimulainya North Minahasa Climbing Competition (NMCC) 2025, sebuah kompetisi yang menjadi ajang unjuk kemampuan bagi para pegiat panjat tebing dari dalam dan luar daerah.
Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menyampaikan kebanggaannya atas terwujudnya fasilitas ini, yang tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga simbol komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan dunia olahraga, khususnya panjat tebing.
Ia menegaskan bahwa kehadiran dinding boulder ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berbakat yang siap mengharumkan nama Minahasa Utara dan Indonesia.
Sinergi antara Pemkab Minut dan Kejaksaan Negeri Minut turut diapresiasi dalam sambutan Bupati, sebagai bentuk nyata kolaborasi untuk pembangunan daerah melalui olahraga.
Sementara itu, Kasie Intel Kejari Minut Ivan Day Iswandy menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan menjadikan lokasi Kejari sebagai tempat pelaksanaan NMCC.
Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap kegiatan positif semacam ini untuk membina generasi muda menuju prestasi profesional.
Dengan semangat dan komitmen bersama, Minahasa Utara kini turut menjadi bagian dari langkah besar Indonesia dalam menaklukkan dinding dunia, satu tebing demi satu prestasi.
Peresmian Dinding Boulder Standar Nasional pertama di Minahasa Utara menjadi tonggak penting dalam pengembangan olahraga panjat tebing di daerah ini.
Peristiwa yang sekaligus membuka gelaran North Minahasa Climbing Competition (NMCC) 2025 ini mendapat banyak apresiasi, termasuk dari mantan atlit panjat tebing Sulawesi Utara jebolan kampus Politeknik Negeri Manado asal desa Talawaan Minahasa Utara, Maykel Umboh.
Maykel Umboh, mantan juara lomba panjat tebing antar kampus Politeknik se-Indonesia yang digelar di Kalimantan pada tahun 2003, dan berbagai prestasi yang di gelar di Sulawesi Utara, Ia menyampaikan rasa bangganya atas langkah maju yang diambil oleh Bupati Joune Ganda Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.
“Saya sebagai orang Tonsea, Tou Minahasa Utara, sangat bangga dengan terobosan yang ditunjukkan oleh Pemkab Minut di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda.
Ini adalah langkah besar dalam memajukan olahraga dan membuka peluang bagi generasi muda,” ujar Maykel.
Maykel sendiri dikenal sebagai atlet yang telah banyak mengharumkan nama Sulawesi Utara di kancah nasional. saat ini sudah sukses dalam bidang usahanya.
Ia menilai, kehadiran fasilitas dinding Boulder yang berstandar nasional ini adalah simbol kebangkitan olahraga di Minahasa Utara, sekaligus cermin komitmen pemerintah daerah dalam mencetak prestasi dan membina talenta muda.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh dan mantan atlet berprestasi, NMCC 2025 diharapkan menjadi titik awal lahirnya atlet panjat tebing Minahasa Utara yang mampu bersaing hingga ke level internasional.
(Rinte Klabat)







