Newslestari.com – MINUT, Pembangunan kesehatan adalah bagian dari pembangunan Nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
Menyadari bahwa tercapainya tujuan pembangunan Kesehatan merupakan kehendak seluruh masyarakat, dan dalam rangka menghadapi makin ketatnya persaingan bebas pada era globalisasi, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dilakukan sehingga sudah saatnya seluruh elemen saling berkolaborasi mewujudkan sistem penatalayanan yang terpadu.
Membuka Kegiatan Lounching Aplikasi Rekam Medik Elektric MinutCare Bupati Joune Ganda Sekaligus Menyerahkan Sertifikat Akreditasi Puskesmas Bertempat Di Pendopo Pemkab Minut 18 JANUARI 2024. Pertama Di Indonesia Timur.
Tujuannya, tidak lain ialah mewujudkan layanan kesehatan yang dapat dengan mudah diakses serta digunakan oleh masyarakat.
Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) adalah sebuah Aplikasi sistem Informasi yang terintegrasi dan didesain multi user yang disiapkan untuk menangani keseluruhan proses manajemen puskesmas, untuk mengimplementasikan Visi dan Misi Pemerintahan Kabupaten Minahasa Utara antara lain menjadikan Minahasa Utara
Menuju era Digitalisasi atau Go Digital maka dilaksanakan Kegiatan Lounching Aplikasi Rekam Medik Elektrik Minutcare dengan System Rekam Medik Elektronik Aplikasi MinutCare (Minahasa Utara Healthcare) Bersama AdMedika (Telkom Group) dimana Minahasa Utara yang merupakan Pilot Projek yang pertama menggunakan Rekam Medik Elektonik versi terbaru yang sudah terintegrasi dengan Satu sehat di kawasan Indonesia Timur
Mengingat kita semua mengharapkan kualitas data yang berkualitas dengan menjadikan data yang digunakan merupakan data akurat, valid dan realible sehingga dibangun konsep satu data terpadu dan terintegrasi yang bertujuan :
1. Meningkatkan kualitas manajemen puskesmas dalam memberikan pelayanan melalui pemanfaatan secara optimal data Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas.
2. Mendapatkan sumber informasi Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP). Dalam implementasinya, SIMPUS ini terdiri atas berbagai modul yaitu: Admin Sistem (manajemen user), Pelayanan yang meliputi Loket, Poli BP/umum, Poli Gigi, Poli KIA, UGD, Rawat Inap, distribusi obat serta mengidentifikasi penyakit terbanyak diwilayah kerjannya dan vitur-vitur yang bisa disesuaikan sebagaiaman kebutuhan, setelah ini akan dilanjutkan dengan Bridging dengan Primary Care tujuannya agar Petugas hanya cukup melakukan entry data ke satu Sistem yang otomatis akan terinput ke sistem Simpus dan Pcare BJPS Kesehatan dalam waktu bersamaan. Sehingga diharapkan efisiensi waktu dan keakuratan data dan tenaga diperoleh.
Tahun 2023 ada (ENAM) 6 Puskesmas yaitu : Puskesmas Mubune, Kema, Talawaan, Tatelu, Kolongan serta Pkm Wori yang sudah melaksanakan kesiapan untuk di nilai oleh Lembaga Independen Penyelenggaraan Akreditasi serta sudah mendapatkan hasil Akreditasi dari Kementerian Kesehatan
Semua telah memenuhi standard mutu pelayanan dengan hasil yang sudah didapat, sehingga kesempatan ini berkenan Bupati Minahasa Utara untuk menyerahkan sertifikat Akreditasi dari 6 Puskesmas tersebut.
Pada kesempatan tersebut Bupati Joune Ganda mengucap syukur kepada Tuhan atas berkat dan cinta kasih-Nya sehingga kita semua diperkenankan untuk dapat hadir pada Kegiatan Lounching Aplikasi Rekam Medik Elektrik Minutcare serta Penyerahan Sertifikasi Akreditasi Puskesmas di Kabupaten Minahasa Utara
Bupati Joune Ganda Menyampaikan
Sistem informasi kesehatan merupakan salah satu bentuk pokok Sistem Kesehatan Nasional (SKN) yang digunakan sebagai dasar dan acuan dalam penyusunan berbagai kebijakan, pedoman dan arahan penyelenggaraan pembangunan kesehatan serta pembangunan berwawasan kesehatan.
Sistem informasi kesehatan nasional dikembangkan dengan memadukan sistem informasi kesehatan daerah dan sistem informasi lain yang terkait.
SIMPUS atau Sistem informasi Puskesmas telah dikembangkan di berbagai jajaran dinas kesehatan kabupaten yang ada di Indonesia.
Dengan adanya pengembangan Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS) tersebut diharapkan dapat memberikan informasi secara cepat, tepat dan akurat
Serta dapat meningkatkan kinerja dan meningkatkan kualitas manajemen puskesmas dalam memberikan pelayanan melalui pemanfaatan secara optimal data Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas, merupakan salah satu sumber informasi Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP).
” Sangat disadari bahwa kuantitas data saja tidak cukup, kita perlu data yang berkualitas, karena data yang rendah mutunya berakibat pada pengambilan kebijakan dan intervensi program kesehatan yang keliru.
Dukungan data dan informasi kesehatan yang akurat, tepat dan cepat sangat menentukan dalam pengambilan keputusan dan menetapkan arah kebijakan serta strategi pembangunan kesehatan yang tepat.
Oleh karena itu, saya berharap upaya peningkatan kualitas terus dilakukan, baik dari segi ketepatan waktu, validasi, kelengkapan dan konsistensi data.
Untuk meningkatkan kualitas data, maka harus dibangun sistem pemantauan data, sehingga data rutin menjadi data yang akurat, valid, reliable (handal), up to date dan terjaga kerahasiannya.
Selain itu untuk menjamin kevalidan data dan kesamaan dalam menerima informasi perlu dipikirkan konsep satu data sehingga setiap tahapan pemerintahan memiliki data dan informasi yang sama.
Kesempatan yang baik ini, Kabupaten Minahasa Utara akan melakukan Lounching Aplikasi Rekam Medik (RME) MINUTCARE sekaligus dengan Penyerahan Akreditasi Puskesmas, dengan harapan mempermudah dan mempercepat pelayanan, membakukan prosedur dan standar pelayanan serta mendapatkan data dan informasi yang akurat.
Serta meningkatkan manajemen Puskesmas secara lebih berhasil guna dan berdaya guna, Pada tahap pertama tahun 2024 ini, Minahasa Utara akan menerapkan Bridging System Primary Care dan Simpus-Minutcare pada 11 Puskesmas di Kabupaten Minahasa Utara yang merupakan Pilot Projek yang pertama menggunakan Rekam Medik Elektonik versi terbaru yang sudah terintegrasi dengan Satu sehat di kawasan Indonesia Timur
“Beberapa waktu yang lalu telah dilaksanakan penilaian Akreditasi Puskesmas dimana Puskesmas telah mendapatkan pengakuan yang diberikan oleh Lembaga Independen penyelenggaraan Akreditasi yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan
Setelah dinilai bahwa Puskesmas telah memenuhi standard pelayanan yang telah ditetapkan dengan tujuan untuk peningktan Mutu pelayanan kesehatan karena kita akan berhadapan dengan surveyor yang sesungguhnya yaitu Masyarakat, menuntut komitmen dan konsistensi kita semua dalam peningkatan Mutu pelayanan kesehatan.
DiKesempatan ini selaku Pemerintah Daerah berterima kasih Kepada Dinas Kesehatan dan Lintas sector diwilayah kerja Puskesmas yang sudah mendampingi membimbing dan mengarahkan Puskesmas sehingga terlaksananya penilaian Akreditasi dengan hasil sebagai berikut :
1. Puskesmas Kolongan : Paripurna
2. Puskesmas Tatelu : Paripurna
3. Puskesmas Mubune : Utama
4. Puskesmas Kema : Utama
5. Puskesmas Talawaan : Utama
6.Puskesmas Wori
Sebagai bagian tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam meningkatkan pelayanan masyarakat pada umumnya pada kesempatan ini juga menyampaikan
Marilah kita tingkatkan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada paradigma sehat yang dilaksanakan secara berjenjang dan terstruktur. Upaya ini merupakan tugas besar kita dan dengan semangat pengabdian untuk melayani dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat.
Saya yakin dan percaya dengan pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa kita akan mampu melaksanakan pelayanan kesehatan dengan salah satu Implementasinya yaitu kesatuan data yang terintegrasi.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan kasih dan berkatnya, petunjuk dan bimbingannya kepada pengabdian kita semua.
Dan Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa maka, Kegiatan Lounching Aplikasi Rekam Medik Elektrik Minutcare serta Penyerahan Sertifikasi Akreditasi Puskesmas di Kabupaten Minahasa Utara ini saya buka dengan resmi.







