Newslestari.com – SULAWESI UTARA, Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2024, Tonaas Wangko Paesaan Ne Tua Tua Minaesa, Ishak Tambani, bersama gabungan LSM dan ormas di Sulawesi Utara, menyerukan langkah tegas Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menangkap pelaku korupsi di wilayah tersebut.
Sekitar 2.000 peserta akan bergabung dalam aksi damai yang digelar pada Senin, 9 Desember 2024, di Kompleks Kejati Sulut dan Polda Sulut.
Tonaas Wangko Ishak Tambani menegaskan pentingnya pemberantasan korupsi untuk menciptakan Sulawesi Utara yang bebas dari praktik-praktik tidak bermoral tersebut.
“Kami mendesak APH untuk tidak ragu mengambil tindakan terhadap para koruptor di Sulut. Hakordia ini adalah momentum untuk menunjukkan komitmen nyata dalam melawan korupsi,” ujarnya tegas.
Mengusung tema “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju”, Ishak Tambani menilai momentum ini sangat penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mencapai pembangunan yang bersih dan berintegritas, terutama dalam momen pergantian kepemimpinan nasional dan menuju Indonesia Emas 2045 Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan memberantas korupsi. Aksi ini juga menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran kolektif bahwa korupsi adalah musuh bersama yang harus diperangi demi masa depan generasi mendatang,” tambah Tambani.
Ia juga berharap aksi damai ini tidak hanya menjadi seruan moral tetapi juga memberikan tekanan kepada APH untuk bertindak tegas dan transparan dalam memberantas korupsi, khususnya di Sulawesi Utara. “Tidak ada kompromi untuk korupsi. Kami menantikan tindakan nyata dari Kejati Sulut dan Polda Sulut,” tutupnya.
Aksi damai ini diharapkan mampu memperkuat budaya antikorupsi di Sulawesi Utara dan menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus menegakkan prinsip good governance di setiap lini kehidupan. (*/Juent)







