Newslestari.com – Airmadidi, Kejadian diduga keracunan yang menimpa sekitar 70 siswa dan beberapa Guru yang terdampak di SMP Negeri 2 Airmadidi menjadi perhatian serius berbagai pihak.
Tidak hanya masyarakat dan orang tua, aktivis peduli sosial dan pendidikan Wiliam Luntungan juga sebagai ketua komite sekolah SMP 2 airmadidi turut menyuarakan keprihatinan mendalam atas kondisi para siswa.
Wiliam menyampaikan rasa simpatinya kepada seluruh korban, sekaligus berharap para siswa dapat pulih dengan cepat. Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan anak-anak harus selalu menjadi prioritas.
Dalam pernyataannya, puluhan Siswa dan beberapa Guru yang terdampak. Wiliam juga memberikan apresiasi besar kepada pemerintah kabupaten Minahasa Utara pihak rumah sakit yang telah sigap menerima dan menangani para siswa, meski sebagian dari mereka belum tercover BPJS.
Menurutnya, langkah kemanusiaan itu menunjukkan tingginya dedikasi tenaga kesehatan serta kuatnya nilai solidaritas di Minahasa Utara.
“Di tengah situasi darurat, rumah sakit bergerak cepat tanpa mempersoalkan administrasi. Ini bentuk pelayanan publik yang patut dibanggakan. Saya sangat menghargai respons mereka,” ujarnya.
Wiliam juga berharap kejadian ini menjadi momen evaluasi.
Dengan kepedulian dari berbagai pihak sekolah, tenaga medis, pemerintah, dan aktivis sosial kembali menunjukkan bahwa kebersamaan dan sikap saling membantu adalah kekuatan besar yang patut diapresiasi.
Kejadian ini masih di telusuri penyebab utama. menunggu Informasi resmi dari pihak yang terkait.
(Rinte Klabat)







