Newslestari.com – Minahasa Utara,Tatelu Raya Pembangunan perumahan Yarden di Desa Tatelu kecamatan dimembe mendapat penolakan tegas dari tokoh masyarakat Tatelu Raya, Tonaas Wangko Ishak Tambani.
Sebelum nya penolakan datang dari warga setempat mereka menegaskan bahwa proyek ini tidak pernah disosialisasikan kepada masyarakat dan dianggap tidak sesuai dengan kepentingan warga.
“Kami tidak pernah diajak bicara, tidak ada sosialisasi, dan tidak ada pertimbangan untuk kepentingan masyarakat Tatelu.
Oleh karena itu, kami menolak keras pembangunan perumahan ini,”ujar salah satu warga.
Penolakan ini bukan tanpa alasan. Tokoh masyarakat setempat Tonaas Wangko Ishak Tambani khawatir bahwa proyek tersebut akan berdampak negatif terhadap lingkungan, tata ruang desa, serta kesejahteraan masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan sumber daya alam di sekitar wilayah tersebut.
Tak ada tawar-menawar, intinya proyek ini harus dihentikan!”(19/03/2025)
Sikap tegas dari tokoh adat dan warga Tatelu ini menjadi sinyal kuat bahwa kebijakan pembangunan harus melibatkan masyarakat sebagai pemegang hak utama atas wilayah mereka.
Dengan gelombang penolakan yang semakin besar, pihak terkait segera turun tangan untuk menindaklanjuti aspirasi warga sebelum situasi semakin memanas.
(Rinte Klabat)







