Skip to content
  • Home
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Olah raga
  • Politik

Warga Menderita, Kejahatan Lingkungan Diduga Akibat Ulah PT Sumber Energi Jaya (SEJ)

admin, Mei 24, 2024Mei 24, 2024

Newslesrati.com – Ratatotok, 23 Mei 2024 – Kejahatan lingkungan yang dilakukan oleh perusahaan tambang semakin merajalela. PT Sumber Energi Jaya (SEJ) menjadi sorotan utama setelah banyaknya aduan warga.

Kepada tim dari Media Lestari mengungkap dugaan pengrusakan lingkungan yang mengakibatkan masyarakat sekitar tidak bisa memanfaatkan kekayaan alam yang ada.

Warga mengungkapkan penderitaan mereka akibat kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas tambang.

“Di mana ada tambang, di situ ada penderitaan warga. Di mana ada tambang, di situ ada kerusakan lingkungan, tidak akan bisa berdampingan. Ini yang dilakukan oleh PT SEJ,” kata ML alias Meti dan beberapa warga yang enggan dipublikasikan namanya.

Mereka menambahkan, lingkungan telah dirusak dan masyarakat dibungkam paksa demi kelangsungan operasi tambang mereka.

“Kami mengklaim hak kami yang direnggut paksa oleh tambang, dan dampak lingkungan yang terjadi membuat kami tidak bisa menikmati kekayaan alam serta lingkungan yang bersih,” ujar warga lainnya.

Mereka juga mengeluhkan polusi udara akibat debu tambang dan pencemaran sumber air. “Bukan hanya kesehatan, pertambangan juga merusak hutan. Padahal ratusan tahun kami mendapatkan air gratis dari alam,” kata seorang warga.

Saat melawan, masyarakat dihadapkan dengan kekuatan perusahaan, membuat mereka hanya bisa diam menanggung penderitaan.

“Tambang memberikan kesejahteraan, kesejahteraan yang mana? Masyarakat semakin hancur dan susah,” tambahnya.

Selain itu, manajemen PT SEJ melarang para petani untuk pergi ke kebun mereka. Puluhan petani dari berbagai desa di Kecamatan Ratatotok selalu dicegat oleh petugas perusahaan tambang emas tersebut.

“Kami tidak diperkenankan melintasi lahan eksploitasi mereka. Mereka curiga kami akan mencuri sesuatu, padahal tujuan kami hanya ke kebun untuk mengambil bahan makanan,” kata salah satu petani.

Sikap PT SEJ dianggap oleh warga sebagai upaya untuk membunuh masyarakat secara perlahan. “Saya dilarang ke kebun milik saya. Itu sama artinya mereka ingin membunuh saya dan keluarga saya.

Padahal kami sangat bergantung dari hasil-hasil kebun untuk kebutuhan pokok keluarga,” tutur JV alias Jon.

Perangkat desa di Kecamatan Ratatotok membenarkan keluhan warga dan menyatakan bahwa pemerintah desa sudah berusaha membuka komunikasi, namun tidak pernah berhasil bertemu dengan manajemen perusahaan.

Diharapkan, Semoga aduan penderitaan warga bisa dilihat oleh Pemerintah Pusat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan Organisasi Masyarakat (Ormas), serta dugaan kerusakan lingkungan dari PT SEJ segera disikapi. (TIM)

 

 

Agenda Minhasa tenggara Nasional

Navigasi pos

Previous post
Next post

Kategori

  • 1 (1)
  • 13 (1)
  • Agenda (1,341)
    • Bitung (68)
    • Internasional (22)
  • Artikel (1,698)
  • Bisnis (1)
  • Bitung (17)
  • Bolmong (9)
  • Bolsel (7)
  • Boltim (6)
  • Budaya (3)
  • casino (5)
  • DPRD (4)
  • Forex News (1)
  • Halmahera utara (2)
  • Hukrim (5)
  • Hukum (5)
  • Internasional (8)
  • Jakarta (68)
  • Jayapura (6)
  • Kesehatan (2)
  • Kotamobagu (4)
  • KPK (5)
  • Manado (231)
  • Minahasa (29)
  • Minahasa selatan (88)
  • Minahasa tenggara (30)
  • Minahasa utara (1,038)
  • Minhasa tenggara (9)
  • my_texts (2)
  • Nasional (1,318)
  • Nusa utara (9)
  • Olah raga (1)
  • Olaraga (2)
  • Papua (1)
  • Papua Tengah (1)
  • Pariwisata (7)
  • Pendidikan (9)
  • Politik (2)
  • Public (120)
  • Pulau Dewata Bali (1)
  • Sangihe talaud (9)
  • Sitaro (1)
  • Sulut (122)
  • Talaud (5)
  • Ternate (1)
  • TNI/POLRI (20)
  • Tomohon (1)
  • Uncategorized (1)

Menu

  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Kalendar

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    
©2026 | WordPress Theme by SuperbThemes