Newslestari.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, melalui Dinas Kesehatan Minahasa Utara yang dipimpin oleh dr. Stela Safitri, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap wabah Human Metapneumovirus (HMPV) yang tengah merebak di China.

Virus ini menyebar dengan cepat, terutama di wilayah utara China, dan telah menyebabkan lonjakan kasus yang signifikan.
Untuk mencegah risiko penularan, masyarakat Minahasa Utara diingatkan untuk menjaga pola hidup sehat dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang dianjurkan.

Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Utara, dr. Stela Safitri, menyampaikan bahwa langkah pencegahan sederhana seperti mencuci tangan dengan rutin, menggunakan masker di tempat umum, serta menjaga kebersihan lingkungan dapat membantu mengurangi risiko penularan virus.
“Saat ini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia, namun kita tetap harus waspada. Masyarakat diimbau untuk terus menjaga kesehatan dengan pola hidup bersih dan sehat agar imunitas tubuh terjaga,” jelas Safitri.

Tentang HMPV
HMPV adalah virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan dengan gejala seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas. Virus ini dapat berisiko tinggi bagi anak-anak, lansia, serta individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Saat ini, belum ada vaksin atau pengobatan khusus untuk HMPV, namun perawatan suportif seperti istirahat, rehidrasi, dan pengendalian gejala cukup efektif.

Langkah Antisipasi Pemerintah:
- Meningkatkan kewaspadaan di pintu masuk internasional.
- Berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan pihak terkait lainnya.
- Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat.

Masyarakat juga diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan, terutama jika memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.

Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dalam menjaga kesehatan dan menerapkan langkah-langkah preventif untuk mencegah penyebaran virus di Minahasa Utara. (Red)







