Gubernur Yulius Selvanus Lantik Pengurus KKT Sulut 2025–2030: Teguhkan Adat, Soliditas, dan Persaudaraan admin, November 24, 2025November 25, 2025 Newslestari.com – Suasana penuh kekeluargaan dan nuansa adat Toraja mewarnai pelantikan Penasehat dan Pengurus Kerukunan Keluarga Toraja (KKT) Sulawesi Utara yang digelar di Rumah Tongkonan, Kompleks Taman Budaya Manado, Buha Mapanget, Minggu 23 November 2025. Dalam upacara yang berlangsung hangat dan sarat makna budaya itu, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) secara resmi melantik kepengurusan KKT Sulut periode 2025–2030. Yasir Taruk Bua kembali dipercaya memimpin KKT Sulut untuk periode lima tahun mendatang setelah terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Daerah yang berlangsung demokratis dan menjunjung tinggi adat Toraja. Kehadiran Gubernur Yulius Selvanus bersama Ketua TP-PKK Sulut, Ny. Anik Wandriani Yulius Selvanus, serta sejumlah pejabat Pemprov seperti Asisten I dan Plt Kadis Kominfo Dr. Denny Mangala, Asisten III, Kadis Kebudayaan, dan Karo Umum, semakin menegaskan pentingnya peran KKT dalam pembangunan daerah. Dalam amanatnya, Yulius Selvanus menyampaikan pesan mendalam: “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.” Pesan ini menegaskan pentingnya kemampuan beradaptasi di tanah rantau tanpa melupakan identitas budaya, sekaligus menghormati adat dan tatanan daerah tempat tinggal. Gubernur mengapresiasi kontribusi nyata KKT Sulut yang selama ini turut mendukung pembangunan dan memperkuat kerukunan di Bumi Nyiur Melambai. Asisten Denny Mangala menambahkan bahwa Gubernur meminta KKT Sulut terus bersinergi dengan pemerintah daerah, menjaga kekompakan, toleransi, dan persaudaraan sebagai modal sosial yang sangat berharga bagi kemajuan Sulawesi Utara. Ketua terpilih, Yasir Taruk Bua, menegaskan komitmennya melanjutkan program kerja sebelumnya serta memperkuat sinergi dengan Pemprov Sulut. Ia juga memastikan KKT Sulut siap menjalankan arahan Ketua Umum PMTI, terutama dalam pelestarian budaya Toraja, termasuk konservasi Rumah Adat Tongkonan sebagai warisan kebanggaan. Penetapan KKT Sulut sebagai anggota tetap PMTI dalam Musda 11 November 2025 turut memperkuat posisi organisasi dalam menebarkan nilai budaya dan kontribusi sosial. Dengan mengusung tema “Misa Kada Di Potuo Pantan Kada Di Pomate” sebuah pengingat akan pentingnya persatuan dan gotong royong KKT Sulut berkomitmen menjaga persaudaraan, kedamaian, toleransi, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Sulawesi Utara. Pelantikan ini menjadi momentum kuat untuk memperteguh identitas budaya sekaligus mempererat soliditas masyarakat Toraja di tanah Sulut. (Rinte Klabat) Agenda Nasional