Newslestari.com – Perayaan Ibadah Natal Kantor Bappeda berlangsung dengan penuh sukacita, kekhidmatan, dan rasa syukur yang mendalam. Seluruh rangkaian acara dipersiapkan dengan rapi dan sarat makna, mencerminkan semangat Natal yang membawa damai, kasih, dan harapan baru.
Nuansa perayaan terasa begitu hangat sejak awal ibadah, ketika pujian dan penyembahan dinaikkan dengan penuh penghayatan, mengajak setiap hadirin untuk merenungkan makna kelahiran Sang Juru Selamat dalam kehidupan pribadi maupun dalam pengabdian sebagai aparatur negara.
Firman Tuhan yang disampaikan menjadi pusat perenungan, mengingatkan seluruh keluarga besar Bappeda akan panggilan untuk melayani dengan ketulusan, integritas, dan kasih.
Nilai-nilai Natal dihayati tidak hanya sebagai perayaan seremonial, tetapi sebagai penguat komitmen untuk bekerja bersama, saling mendukung, dan menghadirkan dampak positif bagi masyarakat melalui setiap perencanaan dan kebijakan pembangunan yang dijalankan.
Kebersamaan yang terjalin selama ibadah mencerminkan persatuan yang indah dalam keberagaman, mempererat tali persaudaraan antarpegawai.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Minahasa Utara, Hanny Tambani, S.Sos., M.Si, yang menggelar Perayaan Natal Bersama tersebut berlangsung dengan penuh sukacita, kekhidmatan, dan semangat kebersamaan, pada Jumat, 19 Desember 2025.
Ibadah Natal dipimpin oleh Pdt. Hanny Pantouw, S.Th, yang dalam khotbahnya menekankan makna Natal sebagai momentum untuk memperkuat iman, menumbuhkan kasih, serta menghadirkan kepedulian nyata bagi sesama tanpa memandang latar belakang.
Perayaan Natal ini menjadi istimewa karena turut melibatkan berbagai komunitas dan pelayanan rohani, di antaranya OW Sehati Sulawesi Utara, GBI Mizbeach, Gracia Ministry, serta perwakilan dari pelayanan penjara, rumah sakit (RS), dan panti asuhan. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat Natal yang inklusif dan penuh empati.
Dalam sambutannya, Hanny Tambani menyampaikan bahwa Natal bukan hanya seremoni tahunan, melainkan panggilan iman untuk menghadirkan terang dan harapan bagi banyak orang, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih.
“Natal mengajarkan kita untuk berbagi, melayani, dan menjadi berkat di mana pun kita berada. Kiranya sukacita Natal ini menguatkan persaudaraan dan semangat pelayanan kita semua,” ujar Tambani.
Suasana perayaan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, ditandai dengan puji-pujian, doa bersama dan bingkisan natal serta kebersamaan antar jemaat dan undangan.
Natal bersama ini juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan spiritual, sekaligus mempererat hubungan lintas pelayanan dan komunitas di Sulawesi Utara.
Melalui perayaan ini, Kepala Bappeda Minahasa Utara Hanny Tambani, S.Sos., M.Si, kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya membangun daerah secara fisik dan perencanaan, tetapi juga membangun nilai-nilai kemanusiaan, iman, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
(Rinte Klabat)







