Longsor di Desa Kulu Ganggu Akses Jalan Lingkar Wori-Likupang, Warga Desak BPJN Sulut Bertindak Cepat Juent Mongkaren, Maret 1, 2025 Newslestari.com – Minahasa Utara, Bencana longsor yang terjadi di ruas jalan lingkar/trans Wori-Likupang, tepatnya di Desa Kulu, menyebabkan akses transportasi terganggu. Material longsor yang menutupi badan jalan membuat kendaraan sulit melintas, sehingga menghambat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut (01/03/2025). Warga setempat berharap Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara segera turun tangan untuk menindaklanjuti kondisi ini. Mereka menekankan pentingnya penanganan cepat guna menghindari dampak lebih luas, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada jalur ini untuk beraktivitas sehari-hari. “Kami sangat berharap BPJN Sulut segera mengambil tindakan, karena jalan ini merupakan akses vital bagi warga yang bekerja dan berdagang di wilayah Wori, Likupang, dan sekitarnya,” ujar salah satu warga Desa Kulu. Selain meminta pembersihan material longsor, warga juga mendorong adanya solusi permanen untuk mengantisipasi bencana serupa di masa mendatang. Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, risiko longsor susulan perlu diwaspadai agar tidak semakin memperburuk situasi. Saat ini, masyarakat sekitar berupaya membersihkan sebagian material longsor secara mandiri, namun keterbatasan alat dan tenaga membuat penanganan darurat ini tidak cukup efektif. Mereka berharap pemerintah daerah bersama BPJN Sulut segera mengerahkan alat berat untuk membuka kembali akses jalan secara optimal. Perkembangan selanjutnya mengenai penanganan bencana ini masih ditunggu oleh masyarakat, yang berharap langkah cepat dan sigap dari pihak terkait guna memastikan kelancaran akses serta keselamatan pengguna jalan. (Rinte Klabat) Agenda Minahasa utara Nasional