Sinergi Pusat dan Daerah, Pemkab Minut Gelar Penguatan Kapasitas HAM Juent Mongkaren, April 14, 2026April 14, 2026 Newslestari.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung memenuhi undangan kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) yang diselenggarakan di Kantor Desa Wasian, Kecamatan Dimembe. Acara yang digelar oleh Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) ini berlangsung tertib, lancar, dan diikuti dengan antusiasme tinggi oleh seluruh peserta pada Selasa 14 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 328 peserta dan merupakan bagian dari program strategis nasional tahun 2026. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan kemampuan masyarakat dalam memahami, menghormati, melindungi, dan menegakkan hak asasi manusia. Wulandari, selaku tim pelaksana kegiatan, memaparkan bahwa program ini dirancang dengan tujuan utama untuk: – Meningkatkan literasi masyarakat mengenai hak dan kewajiban yang dijamin oleh konstitusi dan hukum internasional. – Mengubah pola pikir (mindset) agar nilai-nilai HAM menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan. – Mendorong terciptanya lingkungan yang kondusif, bebas dari pelanggaran hak, serta menjamin keadilan dan kesetaraan bagi semua orang. – Menyiapkan elemen masyarakat untuk menjadi agen perubahan yang aktif memajukan HAM di daerah masing-masing. Kegiatan ini bersifat inklusif dan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat, guna memastikan pesan tentang hak asasi manusia dapat diterima secara luas. Sementara itu, mewakili Bupati Minahasa Utara Dr. Joune Ganda, Camat Dimembe Ansye Dengah menyampaikan apresiasinya. “Dengan terlaksananya kegiatan di Dimembe ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya hak asasi manusia semakin tumbuh dan dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari,” ujar Ansye Dengah. Diketahui Kegiatan ini dilaksanakan secara beragam dan menyasar berbagai kelompok masyarakat, antara lain: 1. Sosialisasi dan Edukasi Massal- Penyuluhan, seminar, dan dialog interaktif yang menghadirkan narasumber ahli dan pejabat terkait . – Menyasar berbagai kalangan: masyarakat umum, mahasiswa, pelajar, aparatur sipil negara (ASN), petugas keamanan, hingga warga binaan pemasyarakatan . 2. Pelatihan Khusus- Pelatihan bagi jurnalis untuk meningkatkan literasi media dalam pemberitaan isu HAM, termasuk kompetisi dan anugerah karya jurnalistik . – Pembekalan bagi aparat dan pemangku kebijakan agar mampu menerapkan prinsip HAM dalam pelayanan publik dan pembuatan peraturan . 3. Program Desa Sadar HAM- Target khusus pada tahun 2026 adalah pembentukan 200 Desa Sadar HAM di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan agar nilai HAM diterapkan langsung di tingkat desa, mulai dari peraturan desa hingga interaksi sosial warga . 4. Penilaian dan Pengawasan- Dilakukan penilaian penerapan HAM terhadap kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk memastikan kebijakan yang dibuat tidak bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia . (Rinte Klabat) Agenda Minahasa utara Nasional