Newslestari.com – Kecerdasan dan Kepiawaian dalam semangat kebersamaan kepedulian yang tulus kembali di tunjukan Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si.
Melalui peluncuran Surat Keputusan (SK) Penetapan Orang Tua Asuh Anak Stunting dan Anak Berisiko Stunting pada bulan September tahun 2025.
Langka Inovasi ini bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan gerakan sosial yang menggugah hati dan menyatukan semangat seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan cita-cita besar: Minahasa Utara Bebas Stunting, menuju Indonesia Emas 2045.
Langka dan upaya ini menandai babak baru dalam pembangunan manusia di Minahasa Utara.
Seluruh pejabat mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, camat, kepala bagian, hingga para hukum tua turun langsung menjadi bagian dari solusi, hadir di tengah masyarakat sebagai orang tua asuh bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus dalam tumbuh kembangnya.
Mereka tidak hanya memberikan bantuan pangan bergizi, tetapi juga mendampingi dengan kasih, membimbing dengan pengetahuan, dan menguatkan dengan keteladanan.
Pendampingan meliputi edukasi gizi seimbang, pola hidup sehat, kebersihan lingkungan, serta pentingnya pemeriksaan rutin di puskesmas dan posyandu.
Inilah bentuk nyata dari inovasi sosial yang berakar pada nilai kemanusiaan dan gotong royong. Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya urusan kesehatan, tetapi tanggung jawab moral bersama untuk memastikan setiap anak di Minahasa Utara tumbuh sehat, kuat, dan cerdas menjadi generasi penerus yang siap bersaing dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Kini, berkat sinergi antara pemerintah daerah, Dinas kesehatan, kader posyandu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) serta tokoh masyarakat, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi anak semakin meningkat, dan angka stunting di berbagai kecamatan terus menunjukkan penurunan signifikan.
Gerakan “Orang Tua Asuh Peduli Anak Sehat” bukan sekadar program, tetapi manifestasi kasih, tanggung jawab, dan komitmen bersama untuk masa depan anak-anak Minahasa Utara.
Di bawah kepemimpinan yang visioner, humanis, dan inovatif dari Bupati Joune Ganda, Minahasa Utara meneguhkan dirinya sebagai daerah pelopor dalam percepatan penanganan stunting di Sulawesi Utara bahkan menjadi teladan nasional dalam mewujudkan semangat gotong royong menuju Indonesia Bebas Stunting 2045.
Kepemimpinan Bapak Bupati Joune Ganda Kabupaten Minahasa Utara tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun masa depan melalui setiap senyum anak-anaknya.
Dan dari bumi Tonsea yang subur ini, berkumandang pesan harapan:
“Setiap anak berhak tumbuh sehat, setiap generasi berhak bermimpi besar, dan setiap langkah kecil kepedulian akan menuntun kita menuju Indonesia Emas.”
(Rinte Klabat







