Newslestari.com – SULUT, Berdasarkan informasi yang di terima Proyek Pekerjaan Jalan Kema-Rumbia di Minahasa Utara, dengan anggaran begitu Fantastis yang berbandrol meliaran rupiah mendapat sorotan dari berbagai kalangan, Pekerjaan tersebut diduga tidak sesuai spesifikasi dan beraroma korupsi.
Bahwa Proyek yang dikerjakan oleh CV KYSMA dengan anggaran Rp 7,477 miliar dari Balai Pelaksana Jalan Nasional XV (BPJN) diduga kuat sarat korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Dimulai pada 28 Maret 2024 dengan masa kontrak 240 hari hingga November 2024, proyek ini belum juga rampung hingga saat ini.
Indikasi Pelanggaran di Lapangan Roby, salah satu pengguna jalan, menuturkan bahwa pantauan di lapangan menunjukkan adanya pengurangan volume pekerjaan dan ketidaksesuaian spesifikasi, terutama pada rabat beton dan saluran drainase, kami akan kawal pekerjaan ini sampai tuntas,”ujarnya
“Kami meminta agar proyek ini diaudit secara kusus transparan karena diduga merugikan uang negara.
kami menduga adanya kongkalikong antara pihak ketiga dan Balai Jalan terkait pengawasan di lapangan oleh PPK harus diusut tuntas,” kata Roby.
Desakan Tindakan Hukum terlambat nya proyek ini memicu kekecewaan masyarakat dan menimbulkan keraguan terhadap integritas dan bonefit pihak pelaksana proyek serta pejabat terkait, Ini adalah uang rakyat,”ujar Robby.
Masyarakat pengguna jalan mendesak Kejaksaan dan Kepolisian segera menyelidiki pekerjaan ini, mulai dari kontraktor hingga pejabat BPJN XV.
Harapan tersebut warga bersama Masyarakat Sulawesi Utara baik Lsm Ormas menyerukan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai rencana.
Jika terbukti ada pelanggaran, Warga Pengguna jalan meminta pekerjaan tersebut dibongkar semua dan dikerjakan sesuai spesifikasi yang ada.
Mereka juga meminta dinas yang terkait memberikan sanksi kepada kontraktor yang nakal dan di blacklist, tegas tersebut diberikan guna mencegah praktik serupa di masa depan.
Dengan tindakan hukum yang jelas dan adil, diharapkan proyek infrastruktur dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membangun kepercayaan terhadap pengelolaan keuangan negara.
Sampai Berita ini diturunkan Kepala Balai Jalan XV Sulut saat di konfirmasi melalui via WhatsApp 08122310xxx tidak menanggapi. (*)







