Newslestari.com – Minahasa Utara, Dalam upaya mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuju Swasembada Beras Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bekerja sama dengan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Perum Bulog menggelar kegiatan sinergitas ketahanan pangan.
Agenda ini dilaksanakan pada Senin (20/1/2025) bertempat di Desa Kema Satu dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perangkat desa, kelompok tani, serta penerima bantuan bibit cabe dan padi.
Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi semua elemen masyarakat untuk mensukseskan program penanaman padi sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional.
Ia mengapresiasi peran KTNA dan Bulog yang bersinergi untuk mendukung petani lokal di Minahasa Utara.

“Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan di Minahasa Utara. Dengan dukungan bibit cabe dan padi
kepada para petani, kita tidak hanya mendukung kemandirian pangan lokal, tetapi juga berkontribusi pada swasembada beras secara nasional,” ujar Bupati Joune Ganda.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KTNA Minahasa Utara Arly Dondokambey Perwakilan dari Bulog dan Kepala Dinas Pertanian.
Bupati Joune juga mengajak para petani untuk memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin demi mencapai hasil panen yang maksimal.
“Mari kita bekerja bersama, meningkatkan produktivitas pertanian yang tidak hanya memberi manfaat ekonomi bagi petani, tetapi juga memastikan ketahanan pangan yang berkelanjutan untuk masyarakat Minahasa Utara dan Indonesia secara luas,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut apresiasi ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara Bupati Joune Ganda dan Perum Bulog dan KTNA atas komitmen kuat dalam mendukung petani. Bahwa sinergi ini akan memberikan dampak besar bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Minahasa Utara.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang di pimpin Bupati Joune Ganda untuk mendukung program ketahanan pangan nasional sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan nasional.
(Rinte Klabat)







